28 Jun 2012

Gizi dalam kesehatan Reproduksi

Setiap orang untuk hidup dan meningkatkan kualitas hidup memerlukan lima kelompok zat gizi (karbohidrat,protein lemak,vitamin,dan mineral) dalam jumlah yang cukup,tidak berlebihan dan kekurangan.di samping itu manusia memerlukan air dan serat untuk memperlancar berbagai prooses faali dalam tubuh.
Pemberian gizi yang sebaik baiknya harus memperhatikan kemampuan tubuh seseorang untuk mencerna makanan, Secara alami komposisi zat gizi setiap jenis makanan memiliki keunggulan dan kelemahan tertentu. Umur,jenis  kelamin, jenis aktivitas, dan kondisi tertentu seperti sakit,hamil dan menyusui.  Apabila konsumsi makanan sehari-hari kurang beraneka ragam maka akan timbul ketidakseimbangan antara masukan dan kebutuhan zat gizi yang di perlukan untuk hidup sehat dan produktif .
- Jadi untuk mencapai masukan zat gizi yang seimbang tidak mungkin dipenuhi hanya
   oleh satu jenis bahan makanan,melainkan harus terdiri dari aneka ragam bahan
   makanan.
- Selain itu, apabila makanan cadangan mangaan (Mn)di dalam tubuh kurang maka
   vitamin A tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh secara optimal.
- Contoh lain di perlukan vitamin C yang cukup dalam makanan untuk meningkatkan
   metabolisme zat besi (Fe).
- Setiap jenis makanan memiliki peranan masing - masing dalam menyeimbangkan
   masukan zat gizi sehari – hari.
- Peranan berbagai kelompok bahan makanan tergambar dalam piramida gizi seimbanmg
   dan yang berbentuk kerucut.
- Bahan makanan tersebut di populerkan dengan istilah”Tri guna makanan “.pertama
   suber zat tenaga yaitu padi adian dan umbi-umbian serta tepung - tepungan. kedua,
   sumber zat pengatur yaitu sayur sayuran dan buah buahan.ketiga sumber zat
   pembangun yaitu kacang - kacangan,makanan hewani dan hasil olahan.
GIZI SEIMBANG

-          Ada 13 pesan dasar gizi seimbang yaitu :
1. makanlah aneka ragam makanan
2. makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi
3. makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi
4. batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seper empat dari kecukupan energi
5. gunakan garam beryodium
6. makanlah makanan sumber zat besi
7. berikan ASI saja pada bayi pada umur 4 bulan
8. biasakan makan pagi
9. minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya
10. lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur
11. hindari minuman ber alcohol
12. makanlah makanan yang aman bagi kesehatan
13. bcalah label pada makanan yang dikemas
GIZI SEIMBANG UNTUK BAYI
1. Protein : 4-5% dari total kalori asi
2. Lemak : 58% dari kalori total dalam susu matur.
3. Karbohidrat : amilase (enzim pencerna zat pati)
4. Mineral : kalsium fosfor klor kalium dan natrium
5. Vitamin : berfariasi sesuai diet ibu
Gizi Seimbang Untuk Ibu Hamil dan Menyusui ibu hamil
Beberapa hal yang perlu di perhatikan:
1. kebutuhan aktual selama hamil berfariasi di pengaruhi oleh status nutrisi dan riwayat kesehatan.
2. kebutuhab terhadap 1 nutrien dapat di ganggu oleh asupan yang lain.
3. kebutuhan nutrisi tidak konstan selama perjalalan kehamilan.
• Kalori :
Peningkatan kebutuhan kalori kira-kira 15% dari kebutuhan kalori normal wanita.
• Protein :
Makanan protein lebih banyak tidak memberi keuntungan dan berpotensi bahaya.
Asam folat
•Kalsium :
Ibu yang tidak mengkonsumsi cukup kalsium dari makanan memerlukan suplemen kalsium
•Zat besi :
Zat besi lebih baik di konsumsi waktu makan atau pada jam tidur pada saat lambung kosong untuk memaksimalkan absorpsi.
• Ibu menyusui
Kallori :
Kebutuhan kalori selama menyusui proposional dengan jumlah ASI yang di hasilkan dan lebih tinggi selama menyusui dibandingselama hamil.
Protein :
Ibu memerlukan tambahan 20 gram protein di atas kebutuhan normal ketika menyusui.
Cairan :
Dianjurkan bahwa ibu yang menyusui minum 2-3 liter cairan per hari Vitamin dan mineral
Kebutuhan vitamin dan mineral selama menyusui lebih tinggi dari pada selama hamil.
Gizi Seimbang Untuk Anak

-    Anak makan rata-rata 5-7 kali sehari. Diantara anak usia 6-11 tahun, kudapan memberikan 20% dari total asupan kalori dan 19% dari total asupan lemak dan lemak jenuh.
-    Kudapan harus diberikan sedikitnya 90 mnt sebelum makan untuk menghindari pengaruhnya terhadap nafsu makan.
Gizi seimbang untuk remaja
-    Kudapan berkontribusi 30% atau lebih dari total asupan kalori setiap hari.
-    Remaja harus didorong untuk bertanggung jawab atas pemilihan kudapan yang sehat.
Gizi seimbang untuk lansia
Kalori :
-          Proses metabolisme protein berubahsesuai penuaan, tetapi terdapat sedikit kesepakatan tentang kebutuhan protein pada lansia.
Zat besi:
-          RDA pada zat besi pada wanita menurun dari 15 mg pada usia 23-50 tahun sampai 10 mg pada usia 51 tahun dan lebih.
Kalsium :
-          Lansia beresiko untuk mengalami defisinsi kalsium baik karena penurunan asupan kalsium dan penurunan absorpsi kalsium karena penuaan.
Magnesium :
-          DRI magnesium untuk pria dan wanita tetap konstan selama masa lansia.
Vitamin D :
-          DRI untuk vitamin b meningkat 5 ug untuk dewasa usia 31-50 tahun menjadi 10 ug untuk lansia 51-70 tahun.
Vitamin B12 :
-          Sebanyak 10%-30% lansia lebih dari 51 tahun mengalami defisiensi vitamin B12 karena insufisiensi sekresi asam lambung yang terjadi sekunder akibat reseksi lambung ,gastritis atropik, penggunaan obat yang menekan sekresi asam lambung, atau infeksi lambung.
VItamin B6 :
-          DRI meningkat 1,3 mg untuk dewasa muda menjadi 1,7 mg dan 1,5 mg secara berurutan, untuk lnsia pria dan wanita lebih dari 50 tahun.
Gizi tidak seimbang
-          Gizi lebih
Disebabkan karena konsumsi makanan yang melebihi dari yang di butuhkan. Konsumsi lemak yang tinggi dan gula murni.
-          Gizi kurang
Konsumsi gizi yang tidak mencukupi kebutuhannya dalam waktu tertentu.
-          Gizi buruk
Diare, infeksi, penyakit pencernaan, infeksi saluran pencernaan bagian atas,anemia dll.
-          Anemia gizi besi (AGB)
 Di sebabkan kekurangan zat besi dalam jumlah yang tidak mencukupi kebutuhan sehari- hari.
-          Kekurangan vitamin A
Disebabkan konsumsi vitamin A tidak mencukupi kebutuhannya.
-          Gangguan akibat kekurangan yodium
Karena konsumsi yodium tidak mencukupi. Description: Gizi dalam kesehatan Reproduksi
Rating: 4.5
Reviewer: Amrank Berachunk
ItemReviewed: Gizi dalam kesehatan Reproduksi

0 komentar:

Poskan Komentar